Pilih Laman

Natindonews.com, Natuna – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman mengatakan sebagai bentuk langkah persuasif dalam pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini, satuan pendidikan diminta memasukan tentang pentingnya pendidikan karakter anti korupsi kedalam kurikulum.

“Langkah tersebut juga sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2020 tentang Implementasi Pendidikan Karakter Anti Korupsi pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar,” ucapnya saat melakukan sosialisasi dan peningkatan Kepala Sekolah dan Guru terkait Implementasi Pendidikan Antikorupsi di tingkat Satuan Pendidikan di SDN 007 Ranai, Sabtu 11 September 2021

Dalam sosialisasi tersebut Suherman menjelaskan, selain Perbup Dasar Hukum pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Komitmen Bersama antara KPK, Kemendikbud, Kemenag, Kemendagri dan Kemenristek Dikti tentang Implementasi Pendidikan Andikorupsi pada tahun 2018 lalu.

“Di tingkat kabupaten kita juga menindaklanjutinya dengan Surat Kepala Dinas Pendidikan tentang penambahan kurikulum antikorupsi,” terangnya.

Dalam implementasi di tingkat satuan pendidikan Suherman menjelaskan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna telah menyusun rencana kerja untuk 4 tahun kedepan dimulai pada tahun 2021 sampai tahun 2024.

“Tahun pertama kegiatan sosialisasi dengan sasaran Kepala Sekolah,” paparnya.

Pada tahun kedua menurut Suherman, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi peningkatan kompetensi dengan sasaran bendahara sekolah dan nota kesepakatan antara penegak hukum dan kepala satuan pendidikan.

Pada tahun 2023 sosialisasi peningkatan kompetensi guru terkait implementasi pendidikan antikorupsi di tingkat satuan pendidikan.

“Pada tahun terakhir merupakan pengembangan sekolah berzona integritas,” terang Suherman.

Suherman juga menjelaskan untuk menumbuhkan karakter antikorupsi di satuan pendidikan akan dibuat tong kejujuran sekolah, kantin sekolah jujur, koperasi sekolah jujur, dan beberapa perlombaan diantaranya lomba melukis, debat, pidato serta pembuatan spanduk, baliho, dan banner. (Zal)