NATINDONEWS.COM. PURWAKARTA – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-106 Kodim 0619/Purwakarta tahun 2019 sudah 20 hari tinggal dalam rumah orangtua asuh masing-masing di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Purwakarta. Selama itu pula, kedekatan antara TNI dan warga terjalin dengan harmonis dan penuh keakraban.

Pasiter Kodim 0619/Purwakarta, Kapten Arm Amarudin mengungkapkan, hubungan penuh rasa kekeluargaan sekaligus menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Alhamdulillah semakin baik. Para personel Satgas sudah membantu orangtua asuh, di antaranya membuat pagar rumah, membantu belanja sayuran dan hal lainnya,” ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Lebih lanjut dikatakan, prajurit TNI tergabung dalam Satgas TMMD reguler ke-106 Kodim 0619/Purwakarta juga membantu warga mengajar ngaji. Mereka turut pula mendidik anak-anak orangtua asuh layaknya seperti keluarga sendiri.

“Seperti itulah yang diharapkan karena rakyat merupakan ibu kandung dari TNI. Saya berharap para personel satgas menganggap orangtua asuh sebagai orangtua sendiri, begitupun sebaliknya,” katanya.

Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Yogi Nugroho berharap, hubungan emosional yang sudah terjalin antara prajurit dan warga Desa Cisaat akan tetap terjalin sepanjang masa, meskipun kegiatan TMMD nanti sudah dinyatakan selesai.

“Saya sangat senang melihat keakraban yang terjalin antara orangtua asuh dengan Satgas TMMD. Mereka sudah seperti ikatan keluarga antara ibu, bapak, anak, adik dan kakak,” ucap Dandim Purwakarta tersebut.

Dia melihat tidak ada rasa sungkan ataupun canggung yang diperlihatkan personel Satgas saat berinteraksi dengan orangtua asuh dan anak-anaknya. Baik saat makan bersama, belajar maupun bercanda.

“Semoga ikatan silaturahmi ini tetap terjalin meskipun para personel Satgas ini nanti sudah kembali ke satuan masing-masing,” tuturnya. (Red)

Laporan: Dedi