NATINDINEWS.COM. ANAMBAS – Atraksi Kuda Lumping yang selenggarakan oleh Paguyuban Kerukunan Pakuwojo Wong Jowo Kabupaten Kepulauan Anambas di jalan Batu Tambun Desa Tarempa Selatan, sekaligus melatih generasi muda untuk lebih meningkatkan seni adad Jawa, Minggu 10 Oktiber 2019.

Saat di temui Ketua Pakuwojo Nurudin mangatakan bahwa atraksi Kuda Lumping ini adalah salah satu seni adad orang Jawa dimana saat ada perkawunan bahkan acara besar sekalipun permainan kuda lumpin ini sering di gelar.

“Saya yang di percayai sebagai ketua pakuwojo juga menggandeng teman dan rekan saya yang sudah pensiun dari kesatuan TNI AL dan pensiunan dari Kedoktoran, untuk selalu membaur kesegenap elemen Anambas,” ungkapnya.

Nuridin juga menyampaikan bahwa kegiatan ini aka bekelanjutan hingga menimbulkan generasi baru dalam permainan Kuda Lumping karna ini baru pertama kali diadakan atraksi kuda lumping di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tutupnya.

Uniknya lagi para pemain Kuda Kepang ini ada yang berasal dari pensiunan TNI dan Polisi. Nuridin tidak menyangka di Kepulauan Anambas ini ada pemain yang pernah main di Provinsi, dan ada juga guru. “Kami di sini itu baur membaur, kami pun untuk alat di sini masih pinjam meminjam, belum lengkap lah alatnya, tapi walaupun begitu animo masyarakatnya cukup besar,” kata Nuridin.

“Saya sebagai ketua berupaya dari rekan yang pensiunan lanal, ada pensiunan dokter, untuk terus baur membaur memberikan dan mengembangkan seni budaya ini kepada masyarakat,” tuturnya.

Paguyuban Kerukunan Pakuwojo Wong Jowo Kabupaten Kepulauan Anambas sudah berdiri selama 11 tahun. Di Anambas sendiri beberapa Paguyuban antara lain, Paguyuban Bugis, Batak Sarosa, RMB Melayu, Kampar, Kuantan Sengingi, Pasundan, Pakuwojo Jawa dikutip dari tribun, (Kaswin)