Natindonews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna beberapa tahun belakangan ini telah secara continu membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Hal ini disampaikan oleh Sekda Kabupaten Natuna Hendra Kusuma saat dijumpai di ruang kerjanya kemaren.

Menurut nya partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat ditumbuhkan dan dikembangkan melalui peningkatan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dan kearifan. Sehingga mereka dapat memiliki motivasi dalan berpartisipasi disemua sektor pembangunan.

“KIM ini merupakan trobosan baru yang di canagkan oleh pemerintah kabupaten Natuna memalui ini kita bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam menjalankan pembangunan daerah,” kata Hendra

Pembentukan KIM ini dilaksanakan oleh pemerintah secara menyeluruh namun bertahap sesuai dengan kesiapan pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

“Sekarang KIM yang sudah terbentuk sekitar 18 terakhir kemaren di Subi di bentuk satu KIM. Dan ini akan kita kembangkan terus,” ujar Hendra

Kepala Dinas Kominfo kabupaten Natuna Raja Darmika dalam sambutannya pada acara pembentukan KIM kecamatan Subi mengatakan ada beberapa tujuan pembentukan KIM di antaranya adalah Sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan, sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat.

Selain itu tujuan pembentukan KIM adalah Sebagai mediator komunikasi dan informasi pemerintahan dan pembangunan secara timbal balik dan berkesinambungan dan Sebagai forum media untuk pelayanan komunikasi dan informasi pemerintahan dan pembangunan

Raja Darmika juga menyebutkan KIM yang sudah di bentuk memiliki beberapa tugas diantaranya mewujudkan Masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi.

Kemudian tugas lainnya adalah Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota sehingga dapat memilih dan memilah informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa. Selanjutnya KIM juga bertugas Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antar kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya (pemerintah), sehingga tercipta kerjasama, kebersamaan, kesamaan dan persatuan bangsa.

Pada kesempatan itu Raja Darmika juga memaparkan beberapa fungsi yang harus dijalankan oleh KIM di antaranya Sebagai wahana informasi antara anggota KIM, dari KIM kepeda pemerintah, dan dari pemerintah kepada masyarakat dan berfungsi sebagai mitra dialog dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik.

Tidak hanya itu, KIM juga berfungsi sebagai Sarana peningkatan literasi anggota KIM dan masyarakat di bidang informasi dan media masa serta berfungsi sebagai lembaga yang memiliki nilai ekonomi.

“Kalo semua tugas dan fungsi ini bisa dijalankan oleh masing-masing KIM, maka tujuan pembuatan Kim ini pun juga dapat tercapai dengan maksimal,” kata Raja

Iya melanjutkan disetiap proses pembentukan KIM diawali dengan sosialisasi mengenai KIM itu sendiri. Sehingga seluruh anggota KIM dapat memahami maksud, tujuan, tugas dan fungsi KIM tersebut.

“Bahkan kami ingin seluruh anggota KIM bisa menjadi kontenkreator yang dapat menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat dan komunikasi masyarakat dengan pemerintah,” ujarnya

Raja Darmika mengajak warga kecamatan Subi untuk dapat memanfaatkan fasilitas layanan teknologi informasi yang sudah mampu melayani jaringan 4G sehingga warga setempat dapat melaksanakan komunikasi baik secara audio maupun visual dengan lancar.

“Maka kita bersyukur di Subi sudah ada 4G. Harapan kami layanan ini betul betul dapat di manfaatkan untuk kemajuan pembangunan dan untuk kemajuan ekonomi masyarakat karena komunikasi sudah lancar,” tutup Raja Darmika

Camat kecamatan Pulau Subi Awang Putra menyambut hangat pembentukan KIM itu karena wadah itu dinilainya akan dapat mencerdaskan masyarakat dan memperlancar komunikasi timbal balik antara pemerintah dengan masyarakat dan masyarakat dengan pemerintah.

“Kami mengapresiasi pembentukan KIM ini dan kami berharap KIM sebagai mitra bagi pemerintah dan bisa sebagai terminal informasi masyarakat. Dan dengan adanya KIM ini, setiap desa dapat lebih mudah mengangkat segala bentuk kegiatan sebagai bentuk informasi agar dapat diketahui khalayak banyak,” kata Camat Awang (Red)