Kapolsek Bunguran Barat Iptu Raja Oloan Purba, dan jajarannya menampung keluhan masyarakat
NATUNA – Rasa resah akibat maraknya aksi pencurian di Kelurahan Sedanau akhirnya sampai langsung ke telinga pimpinan kepolisian setempat. Warga memanfaatkan momen “Jumat Curhat” untuk mengadukan keluhan mereka, terutama soal sering hilangnya aki pompong dan kotak amal masjid, kepada Kapolsek Bunguran Barat.
Dialog terbuka dan tanpa sekat ini berlangsung di Warung Kopi milik Iskandar, Jumat (14/11/2025) pagi. Sekitar 15 warga duduk bersama Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba, dan jajarannya.
Dalam sesi dialog, warga blak-blakan menyampaikan kegelisahan mereka. Peningkatan kasus pencurian di lingkungan mereka telah menimbulkan keresahan. Mereka secara spesifik meminta Polsek Bunguran Barat mengambil langkah tegas dan meningkatkan patroli untuk mengatasi masalah ini.

Menanggapi keluhan tersebut, Iptu Raja Oloan Purba menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ia menyebut Jumat Curhat adalah wadah silaturahmi ideal untuk bertukar informasi dan menyerap aspirasi.
”Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Namun, keamanan ini tidak bisa kami wujudkan sendirian jika tidak ada kebersamaan dan kerja sama antara Polri dan masyarakat,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Iptu Raja Oloan Purba yang hadir didampingi Kanit Reskrim Ipda Ary Hernanda Dwi Putra dan personel lainnya, berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan warga.
Sebagai timbal balik, warga Sedanau juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung upaya kepolisian. Mereka berkomitmen akan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan bersedia segera memberikan informasi kepada polisi apabila mengetahui adanya indikasi tindak pidana.
Kegiatan yang berlangsung aktif dari pukul 08.30 hingga 09.40 WIB itu ditutup dengan komitmen bersama antara aparat dan warga untuk memperkuat sinergi demi menjaga lingkungan Sedanau tetap aman dan kondusif.***



