NATINDONEWS.CON,ANAMBAS-Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) TA 2021, tingkat Kecamata yang di selenggarakan di balai Kantor Kecamatan Siantan Timur dipimpin langsung oleh Seketaris Kecamatan Halidin.S.Pd pada hari Senin (10/02/2020).

Dalam Musrenbang tersebut Halidin mengatakan ada kekecewaan terhadap beberapa Kepala OPD dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dapil l yang tidak hadir di Musrenbang Kecamatan Siantan Timur.

“Saya kecewa karna mengacu pada Visi Misi Kepala daerah harus singkron dalam pembangunan di setiap wilayah, namun yangb sering terjadi antara pemerintah Desa, Kecamatan, sering tidak di sesuai dengan yang di minta masyarakat sebagai mana tertuang dalam Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan,” cetus Halidin.

Lebih lanjut Ia mengatakan, undangan secara resmi suda di layangkan kepada semua OPD dan Anggota Dewan KKA namun Sampai acara musrenbang, Tak satu pun Kepala OPD yang datang, termasuk Anggota DPRD KKA.

“Kepala OPD yang di Undang kebanyakan diwakili oleh PTT, dan Dari Bapeda bagai mana pemerintah daerah dan DPRD tau keluh kesah masyarakat kami,” tegasnya.

Msih kata Halidin.S. P.d, masyarakat bertanya tanya kenapa sudah di usulkan namun tidak sesuai dengan permintaan atau harapan mereka, menurut beliau bagaimana pembangunan bisa berkualitas dan tepat sasaran sesuai dengan Rpjmdesa, kalaulah pos nya tidak disingkronisasikan.

Pembangunan yang muncul bukan mengacu kepada Musrenbang, namun hasil reses dan kemauan dari timses itu sendiri menurut beliau ini menjadi evaluasi Anggota Dewan khusus nya di dapil 1.

“Sangat disayangkan jika kita menghabiskan anggaran pemerintah untuk musrenbang namun masyarakat tidak ada hasilnya, PTT yang hadir tidak bisa mengambil kebijakan seperti yang diharapkan masyqrakat,” tutup nya.

Hasil konfirmasi dengan salah satu anggota Dewan Muliady mengatakan, terkait ketidak hadir nya di Musrenbang tingkat kecamatan Siantan timur, memang ada hal yang tidak bisa ditinggalkan pada hari Senin itu, karna kami lagi mengadakan Rapat Paripurna pada tanggal yang sama.

“Saya juga mengerti dan memahami niat dari pemerintah Kecamata, namun pada hari senin itu saya dan kawan kawan Dewan lagi mengadakan Rapat Resmi Paripurna di kantor DPRD Bersama Bupati KKA, bukan niat tidak mau menghadiri musrenbang di Kecamatan Siantan Timur. Namun secara pribadi saya juga tidak pernah menerima undangan terkait Musrenbang di Siantan Timur,” ungkap Muliady.

Harapan dari Muliady pemerintah Desa maupun Kecamatan harus bisa berkoordinasi dengan pemerintah terkait agar tidak salah dalam mengambil keputusan apalagi menyangkut kegiatan di wilayah itu sendiri.(Kaswin)