Natindonews.com. Natuna – Kebenaran informasi terjualnya Pulau Karang Haji Serasan kini mulai menemui titik terang. Dari sumber media ini, Pulau Karang Haji dibeli oleh pengusaha asal Kalimantan Barat berinisial KV.

Hal ini di benarkan oleh Kades Tanjung Setelung Kecamatan Serasan, Aspahani kepada media ini, Selasa (30/6) melaui handpon selulernya.

“Tolong garis bawahi bang ya, yang dijual bukan pulaunya tapi sebidang kebun yang terletak di Pulau Karang Haji,” ungkap Aspahani.

Menurut Aspahani, tanah kebun seluas 1,8 hektar tersebut  di beli dari 4 orang warga serasan dan telah beralih nama ke pihak pembeli.

“Sampai sekarang, surat penguasaan tanah tersebut sudah kami keluarkan dari pihak desa berupa alas hak atas nama pembeli, namun sekarang kami lagi koordinasi dengan pihak BPN Natuna kalau ada aturan baru terkait pembuatan surat tanah maka akan kami perbaiki. Yang jelas tanah tersebut saat ini sudah atas nama pembeli,” jelasnya.

Dari pemberitaan media ini sebelumnya, Pulau Karang Haji akan digunakan oleh pengembang untuk pariwisata. Hal tersebut ditandai adanya pertemuan antara pengembang dan pihak Dinas Pariwisata Natuna didampingi oleh Camat Serasan.

Menilik status Ijin Tata Ruang (IRT) Pulau Karang Haji adalah Hutan Produksi Konversi (HPK) yang merupakan kawasan hutan yang secara ruang dicadangkan untuk digunakan bagi pengembangan transmigrasi, permukiman pertanian dan perkebunan, dan tidak ada disebutkan untuk sektor pariwisata.
Bersambung…..
(Red)